Saturday, December 6, 2014

Sistem Aplikasi Penilaian Kurikulum 2013

Salah satu hal yang berubah dalam Kurikulum 2013 adalah pola penilaian rapor siswa yang tidak lagi menggunakan angka saja, melainkan melalui penilaian otentik dalam bentuk deskriptif. Pola penilaian semacam ini diyakini dapat menilai secara utuh seluruh kompetensi siswa yang meliputi aspek pengetahuan, sikap, dan keterampilan.
Bagi rekan-rekan yang membutuhkan aplikasi penilaian kurikulum 2013 download di sini

Thursday, August 28, 2014

Gangguan Belajar??

Merupakan "peer" bagi kita semua dalam menghadapi sebuah tantangan baik dari luar atau pun dari dalam. Entah itu merupakan persoalan yang sama ataupun persoalan lokal saja.Sebagai seorang pendidik yang berada di lingkungan yang terbatasi oleh kemampuan dan keadaan, menemukan kasus yang mungkin jarang ditemui di sekolah yang setingkat dengan "es em pe", yakni kesulitan dalam membaca dan menulis. Ini adalah kasus "unik" yang muncul di tengah gembar gembornya kurikulum 2013 yang notabene bisa mengakomodir semua aspek pembelajaran.

Kemampuan anak memang berbeda, tapi standar yang digunakan haruslah berbeda pula tidak hanya aturan yang ada yang harus digunakan tapi sisi lain juga harus diperhatikan. Salah satu kasus yang sering terjadi dari internal anak (Peserta Didik/siswa) adalah "Gangguan Belajar". 
Dari sini, penulis akan mencoba menuliskan pengertian dari gangguan belajar dari sudut pandang penulis (guru matematika).

Gangguan Belajar (Learning Disorder) adalah suatu gangguan neurologis yang mempengaruhi kemampuan untuk menerima, memproses, menganalisis atau menyimpan informasi. Anak dengan Gangguan Belajar mungkin mempunyai tingkat intelegensia yang sama atau bahkan lebih tinggi dibandingkan dengan teman sebayanya, tetapi sering berjuang untuk belajar secepat orang di sekitar mereka. Masalah yang terkait dengan kesehatan mental dan gangguan belajar yaitu kesulitan dalam membaca, menulis, mengeja, mengingat, penalaran, serta keterampilan motorik dan masalah dalam matematika.

Pengertian gangguan belajar secara bahasa adalah masalah yang dapat mempengaruhi kemampuan otak dalam menerima, memproses, menganalisis dan menyimpan informasi. Sedangkan pengertian yang diberikan oleh National Joint Committee for Learning Disabilities (NJCLD) mengenai gangguan belajar adalah suatu kumpulan dengan bermacam-macam gangguan yang mengakibatkan kesulitan dalam mendengar, berbicara, menulis, menganalisis, dan memecahkan persoalan.

Faktor yang tidak diketahui adalah gangguan yang mempengaruhi kemampuan otak untuk menerima dan memproses informasi. Gangguan ini bisa membuat masalah bagi seseorang untuk belajar dengan cepat atau dalam cara yang sama seperti seseorang yang tidak terpengaruh oleh ketidakmampuan belajar. Orang dengan ketidakmampuan belajar mengalami kesulitan melakukan jenis tertentu keterampilan atau menyelesaikan tugas jika dibiarkan mencari hal-hal dengan sendirinya atau jika diajarkan dengan cara konvensional.

Sedangkan Subkomponen dalam mempelajari Matematika dan fungsi perkembangan saraf utama masing-masing membutuhkan :
  • Fakta – Menghafal, memori pengambilan
  • Detail – Perhatian, memori pengambilan
  • Prosedur – Konseptualisasi, sequencing recall prosedural
  • Manipulasi – Konseptualisasi, active-kerja memori
  • Pola – Konseptualisasi, pengakuan memori
  • Kata – Bahasa, konseptualisasi, memori verbal
  • Kalimat – konseptualisasi Bahasa
  • Gambar – pengolahan Visual, memori pengambilan visual yang
  • Logical proses – keterampilan Penalaran, keterampilan prosedural
  • Memperkirakan – Perhatian (yaitu, perencanaan, pratinjau keterampilan), konseptualisasi nonverbal dan verbal
  • Konsep – konsep nonverbal dan verbal


Kembali dalam kasus di atas, merupakan sebuah "pe er" besar bagi kita semua jika kita menemukan anak kita tidak bisa membaca atau menulis padahal itu merupakan pokok utama atau prasyarat dalam mempelajari matematika di "es em pe". Kita dihadapkan dengan sebuah konsep yang "serba salah". Belajar secara klasikal bukanlah sebuah solusi dalam kasus seperti ini. 

Mau tidak mau harus ada dukungan sosial untuk meningkatkan pembelajaran bagi siswa dengan ketidakmampuan belajar. Guru dan orang tua akan menjadi bagian dari intervensi dalam hal bagaimana mereka membantu individu dalam berhasil menyelesaikan tugas yang berbeda. 


Tuesday, July 8, 2014

Jadwal MBPDB Tahun Pelajaran 2014/2015



Peserta didik baru kelas VII melaksanakan kegiatan Masa Bimbingan Peserta Didik Baru (MBPDB), diantaranya dapat berisi :

JADWAL  MASA BIMBINGAN PESERTA DIDIK BARU (MBPDB)
TAHUN PELAJARAN 2014/2015
Hari/Tanggal
Waktu
Kegiatan
Pemateri/Petugas
Senin, 14 Juli 2014
07.00 - 08.00
Upacara Pembukaan MBPDB
Kepala SMPN 7 Cibeber
08.00 - 09.00
Kegiatan Keagamaan dan Persiapan
Jakaria Muslim, S.PdI OSIS/Panitia
09.00 - 09.15
Istirahat
OSIS/Panitia
09.15 - 10.15
Wawasan Wiyata Mandala
Miftah Faturohman, M.Pd
10.15 - 11.15
Permainan/Pengenalan sekolah
OSIS/Panitia
11.15 - 12.15
Pengenalan Visi dan  Misi SMPN 7 Cibeber, serta Pengenalan Visi Lebak Cerdas 2019
Zulfian Yusmana, S.Pd
12.15 - 13.00
Shalat Dzuhur Berjamaah
Osis/Panitia
13.00 - 14.00
Penugasan dan Permainan
OSIS/Panitia
Selasa, 15 Juli 2014
07.00 - 08.00
Kegiatan Keagamaan dan Persiapan
Pandu Noviandi, S.PdI OSIS/Panitia
08.00 - 09.00
Pengenalan Tata Krama Dan Tata Tertib Kehidupan Sosial Sekolah
Yudha Dana Prahara, S.Pd
09.00 - 09.15
Istirahat
OSIS/Panitia
09.15 - 10.15
Sosialisasi Kurikulum  SMPN 7 Cibeber dan Pengenalan cara belajar dengan penerapan Kurikulum 2013
Tosim Awaludin, S.Pd., M.M
10.15 - 11.15
Permainan/Pengenalan sekolah
OSIS/Panitia
11.15 - 12.15
Pengenalan Kegiatan Ekstrakurikuler/ Pengembangan Diri
Ruhma Devi, S.Pd
12.15 - 13.00
Shalat Dzuhur Berjamaah
OSIS/Panitia
13.00 - 14.00
Penugasan dan Permainan
OSIS/Panitia
Rabu, 16 Juli 2014
07.00 - 08.00
Kegiatan Keagamaan dan Persiapan
Gugun Lesmana, S.PdI OSIS/Panitia
08.00 - 09.00
Pengenalan Potensi Diri Siswa
Surya Atmaja, S.Pd
09.00 - 09.15
Istirahat
OSIS/Panitia
09.15 - 10.15
Pengenalan Manajemen Sekolah
Misyana, S.Pd
10.15 - 11.15
Permainan/Pengenalan sekolah
OSIS/Panitia
11.15 - 12.15
Pend. Budaya dan Karakter Bangsa
Jakaria Muslim, S.Pd
12.15 - 13.00
Shalat Dzuhur Berjamaah
OSIS/Panitia
13.00 - 14.00
Upacara Penutupan MBPDB
Kepala SMPN 7 Cibeber

Catatan :

  1. Kegiatan peserta didik kelas VIII dan IX diisi dengan kegiatan pelaksanaan kebersihan dan keindahan lingkungan sekolah, pelaksanaan bimbingan akhlak mulia, tata krama dan tata tertib kehidupan sekolah, serta penataan manajemen kelas.
  2. Jadwal dan jenis kegiatan sebagaimana dimaksud pada (1) dapat disesuaikan dengan kebutuhan sekolah;
  3. Kegiatan peserta didik sebagaimana dimaksud pada (1) dilaksanakan dengan bimbingan wali kelas.