Posts

Showing posts from September, 2015
Image
MENAKAR PEMAHAMAN SISWA  TENTANG HAKIKAT NORMA DALAM KEHIDUPAN BERSAMA MELALUI UPACARA ADAT “SEREN TAUN KASEPUHAN ADAT BANTEN KIDUL”. Oleh : Yudha Dana Prahara I.                     PENDAHULUAN Masyarakat Wilayah Banten Selatan tepatnya di Kabupaten Lebak bagian selatan memang selama ini dikenal mempunyai corak budaya tersendiri dalam kehidupan bermasyarakatnya, khususnya sebagian masyarakat yang berdomisili dan bermukim di wilayah pelataran kaki Gunung Halimun-Salak. Corak Budaya masyarakat di wilayah Banten Selatan ini lebih dikenal sebagai Masyarakat Adat atau lebih Populer dikenal sebagai wilayah Adat Kasepuhan. Mengapa demikian? Karena dalam struktur masyarakat adat kasepuhan selain terdapat sistem “ kepemimpinan Formal ” (Baca: Kepala Desa, Camat, Bupati dan Seterusnya), terdapat pula sistem “ kepemimpinan tradisional” yang dipimpin oleh Pemangku Adat atau Sesepuh. Pada Masyarakat Adat Kasepuhan Banten Kidul, Pemangku Adat / Sesepuh biasanya disebut sebagai Olot at

DILEMA KEBIJAKAN PENGHENTIAN KURIKULUM 2013 DITENGAH-TENGAH MENINGKATNYA PROSES PEMBELAJARARAN MELALUI KEGIATAN PENDAMPINGAN KURIKULUM 2013

Image
DILEMA KEBIJAKAN PENGHENTIAN KURIKULUM 2013 DITENGAH-TENGAH MENINGKATNYA PROSES PEMBELAJARARAN MELALUI KEGIATAN PENDAMPINGAN KURIKULUM 2013 Oleh : Yudha Dana Prahara I.                    PENDAHULUAN Terbentuknya Kabinet Kerja dibawah kepemimpinan Presiden Republik Indonesia Ir. Joko Widodo menjadi sebuah penawar baru ditengah-tengah  ekspektasi rakyat yang begitu tinggi akan adanya perubahan yang revolusioner diberbagai sendi-sendi kehidupan bangsa. Bagaimana tidak, Presiden Republik Indonesia yang ke-7 ini memberikan tugas kepada para pembantunya (Menteri) untuk melakukan suatu perubahan yang bukan saja membuat program pro Rakyat, tapi lebih kepada penekanan terhadap perombakan struktur dan program kerja baru yang berbeda dari program kerja pemerintahan sebelumya dengan prinsip pengukuran kinerja yang lebih efektif dan efesien. Kebijakan tersebut membawa pada suatu paradigma baru tentang perubahan kultur yang ditujukan pada setiap kementrian secara progresif, yang mau